Mencegah Penyebaran Virus Melalui Flashdisk

Virus di dalam flashdisk dapat aktif setiap saat biasanya pembuat virus akan membuat script disetiap Drive termasuk di media Disket/Flash Disk. Contoh nya : Autorun.inf/desktop.ini atau Folder.htt adalah beberapa script yang biasanya akan dibuat oleh virus. 
Script ini sendiri sebenarnya berisi sederetan perintah yang intinya adalah untuk menjalankan file virus itu sendiri dan biasanya file induk ini akan ditempatkan di folder/direktori yang sama, agar file tersebut tidak dicurigai oleh user maka script dan file induk tersebut akan di sembunyikan. 


Contoh virus yang "sukses" menyebarkan dirinya dengan cara seperti ini diantaranya W32/Askis, W32/VBWorm.ZL, VBWorm.MOS, W32/Aksika, W32/FaceCool atau W32/Solow. 
Tentunya kita tidak ingin komputer dan flashdisk kita tidak terjangkit virus yang memanfaatkan cara ini. Untuk itu perlu dilakukan tindakan pencegahan dengan mematikan (disable) fungsi Autorun/Autoplay pada Removable Drive tersebut. Pilih salah satu dari 2 macam cara dibawah : (bagi para newbie, harap minta bantuan dari yang lebih berpengalaman dalam menjalankan langkah berikut) 


1. Disable Autorun/Autoplay melalui registry 

* Buka Registry Editor 

Klik menu [Start | Run | pada dialog box RUN ketik regedit] 

* Browse ke alamat registry berikut 

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer HKEY_USERS\.DEFAULT\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer 

* Kemudian klik kanan pada string NoDriveTypeAutoRun



Alamat registry yang harus diubah agar autorun tidak aktif 
* Isi value data dengan ff yang berarti fungsi Autorun/Autoplay akan dimatikan pada 255 drive.






Merubah value NoDriveTypeAutorun 
* Klik tombol [OK] * Keluar dari "Registry Editor" 

* Restart Komputer 2. Disable Autorun/Autoplay melalui Group Policy [GPEDIT.MCS] 

* Klik menu [Start] * Klik [Run] 

* Ketik GPEDIT.MSC pada kolom “RUN” 

* Setelah muncul layar “Group Policy” klik folder “System” pada menu “User Configuration” dan “Computer Configuration” 

* Pada kolom Settings, klik dua kali “Turn off Autoplay”
 


Interface Group Policy “User Configuration

Interface Group Policy “Computer Configuration”
* Setelah muncul layar “Turn off Autoplay” properties, klik tabulasi [Settings] dan pilih opsi “Enable” pada menu “Turn off Autoplay” kemudian Pilih “All Drive” pada kolom “Turn off Autoplay on”





Matikan Autoplay dengan menggunaakn Group Policy 
* Kemudian klik tombol “OK”
  

Disable Autoplay 
* Klik “Close” untuk keluar dari layar “Group Policy” 

* Restart komputer Untuk memaksimalkan pencegahan terhadap virus apapun, gunakanlah antivirus yang up-to-date dan lakukanlah scan komputer secara rutin.
  

2 komentar:

  1. fitri isni ridha1 Jul 2012 22.48.00

    langkahnya detail, mudah dipahami
    thanks :D

    posting lebih banyak lagi yaa

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...